Gunung Lewotobi Laki-Laki Kembali Meletus, Kolom Abu Capai 10 Ribu Meter, Warga Diminta Waspada

- Redaksi

Jumat, 1 Agustus 2025 - 14:21 WIB

50488 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FLORES TIMUR – Gunung Lewotobi Laki-Laki yang terletak di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, kembali mengalami erupsi pada Jumat malam, 1 Agustus 2025, pukul 20.48 WITA. Letusan kali ini tercatat cukup signifikan, dengan kolom abu mencapai ketinggian sekitar 10.000 meter di atas puncak. Data dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyebutkan bahwa erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 47,3 milimeter dan berlangsung selama 220 detik. Status gunung api ini pun masih berada pada Level IV atau “Awas”, yang merupakan status tertinggi dalam sistem peringatan dini gunung berapi di Indonesia.

Kolom abu tebal terpantau membumbung tinggi ke langit, menggulung dengan warna kelabu pekat mengarah ke barat laut. Visual dari Pos Pengamatan Gunung Lewotobi Laki-Laki memperlihatkan letusan yang disertai lontaran material vulkanik dan suara gemuruh yang terdengar hingga beberapa kilometer dari kaki gunung. Masyarakat di sejumlah desa sekitar dilaporkan merasakan getaran dan mendengar dentuman keras, menandai meningkatnya intensitas aktivitas vulkanik dari gunung yang selama ini dikenal aktif.

Sebagai respons atas erupsi ini, PVMBG segera mengeluarkan imbauan kepada seluruh warga yang tinggal di sekitar radius 7 kilometer dari puncak gunung agar menghentikan seluruh aktivitas luar ruangan dan segera mengungsi ke tempat aman. Selain ancaman langsung dari letusan, warga juga diminta mewaspadai potensi terjadinya hujan abu vulkanik serta lahar hujan yang bisa terbentuk apabila curah hujan tinggi mengguyur lereng-lereng gunung yang dipenuhi material vulkanik segar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Flores Timur dilaporkan telah bersiaga penuh sejak aktivitas Gunung Lewotobi kembali meningkat dalam beberapa pekan terakhir. Hingga Jumat malam, tim gabungan dari TNI, Polri, BPBD, serta relawan desa telah bersiaga di sejumlah titik rawan untuk memantau pergerakan masyarakat dan memberikan bantuan darurat jika dibutuhkan. Beberapa desa seperti Konga, Boru, dan Hokeng diidentifikasi sebagai wilayah yang paling rentan terdampak langsung apabila arah lontaran material berubah mengikuti pola angin atau hujan lebat mengguyur area sekitarnya.

PVMBG juga meminta agar masyarakat tidak mempercayai informasi yang belum diverifikasi, terutama yang beredar di media sosial. Informasi resmi terkait perkembangan aktivitas vulkanik Gunung Lewotobi hanya akan disampaikan melalui kanal-kanal resmi PVMBG, BMKG, dan pemerintah daerah. Selain itu, warga diminta untuk terus menggunakan masker jika berada di luar ruangan, guna menghindari dampak kesehatan dari paparan abu vulkanik, terutama gangguan pernapasan dan iritasi mata.

Gunung Lewotobi Laki-Laki, bersama pasangannya Gunung Lewotobi Perempuan, memang dikenal sebagai salah satu gunung api aktif di Indonesia bagian timur. Dalam sejarah erupsinya, gunung ini telah beberapa kali menunjukkan peningkatan aktivitas signifikan yang berdampak pada kehidupan masyarakat sekitar. Letusan-letusan sebelumnya tercatat mampu mempengaruhi wilayah pertanian dan pemukiman warga, serta memicu evakuasi skala besar dalam radius yang cukup luas.

Erupsi pada 1 Agustus 2025 ini mempertegas kembali bahwa wilayah-wilayah yang berada dalam lingkar cincin api Indonesia tetap harus siaga dan meningkatkan kapasitas mitigasi bencana. Pemerintah daerah bersama pemangku kepentingan lain kini terus mengintensifkan komunikasi dengan warga, termasuk melalui rumah ibadah dan posko-posko darurat desa untuk memastikan tidak ada masyarakat yang tertinggal dalam informasi dan perlindungan.

Dengan status Level IV tetap diberlakukan, masyarakat diharapkan tidak mendekati atau melakukan aktivitas apapun di dalam radius 7 kilometer dari puncak. Pemerintah juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan, terutama dalam menghadapi potensi bencana sekunder seperti banjir lahar dingin yang kerap terjadi pasca-erupsi besar. Kondisi cuaca juga menjadi variabel penting yang terus dipantau oleh pihak terkait untuk mengantisipasi dampak lanjutan terhadap infrastruktur dan keselamatan warga.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan korban jiwa atau luka-luka akibat erupsi. Namun otoritas masih terus melakukan pemantauan intensif terhadap pergerakan masyarakat, potensi bahaya susulan, dan efektivitas jalur evakuasi. Semua pihak diimbau untuk tetap tenang namun tidak mengabaikan peringatan dan instruksi resmi dari instansi terkait. (*)

Berita Terkait

PELANTIKAN DPP SWI 2026–2031SWI Teguhkan Profesionalisme dan Aksi Nyata Lewat Green Impact
SWI Perkuat Komitmen Profesionalisme, Dewan Pers Paparkan Standar Baru Organisasi Wartawan
Liga SSB U-17 “Sultan Fatah Cup” 2026: Wadah Pembinaan dan Pemersatu Generasi Muda
Kakanwil Ditjenpas Riau Minta Maaf Terkait Bau Limbah di Lapas Kelas IIA Pekanbaru
Peran Polri Kapolda Riau Hadir: Bantu Nelayan Meranti dengan 20 Mesin Ketinting Dorong Ekonomi Pesisir
Tegas Jaga Marwah Institusi, Polda Riau Tindak Oknum Personel Polresta Pekanbaru atas Pelanggaran Prosedur Berat
Persatuan Pemuda Indonesia Timur di Jabodetabek, Halalbihalal Bertajuk “Torang Samua Basudara”
Polda Riau Apresiasi Masyarakat, Pengamanan Mudik Lebaran Berjalan Lancar

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 07:42 WIB

Polres Aceh Tenggara Tingkatkan Pengamanan dan Patroli di SPBU, Jaga Ketertiban di Tengah Kelangkaan BBM

Jumat, 24 Juli 2026 - 05:37 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Gelar Temu Ramah dan Anev Bersama Bhabinkamtibmas Jajaran, Perkuat Peran Sebagai Garda Terdepan Polri

Jumat, 24 Juli 2026 - 04:48 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Pererat Silaturahmi Lewat Subuh Keliling dan Jumat Curhat Bersama Masyarakat

Kamis, 23 Juli 2026 - 05:31 WIB

Polres Aceh Tenggara Kawal Penertiban Pengisian BBM Bersubsidi, Pastikan Tepat Sasaran dan Tertib

Rabu, 22 Juli 2026 - 09:58 WIB

Awal Kepemimpinan yang Tegas, Polres Aceh Tenggara Berhasil Sita Lebih dari 100 Gram Sabu

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:01 WIB

Merajut Sinergi, Kapolres Aceh Tenggara Bersama PJU Jalin Silaturahmi dengan Kejaksaan Negeri Aceh Tenggara

Rabu, 22 Juli 2026 - 07:14 WIB

Merajut Harmoni Hukum dan Keislaman, Kapolres Aceh Tenggara Bersama PJU Jalin Silaturahmi ke Mahkamah Syar’iyah Aceh Tenggara

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:00 WIB

Tak Sekadar Memantau, Polsek Darul Hasanah Dampingi Warga Melintasi Jalur Darurat

Berita Terbaru