Indonesia Serukan Tindakan Tegas Akhiri Penjajahan Palestina di Konferensi PBB

- Redaksi

Jumat, 1 Agustus 2025 - 18:55 WIB

50458 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Indonesia menyerukan tindakan nyata dan tegas untuk mengakhiri penjajahan yang telah berlangsung lama atas Palestina serta mewujudkan negara Palestina yang merdeka dan berdaulat. Pernyataan ini disampaikan Wakil Menteri Luar Negeri RI, Arrmanatha Nasir, dalam Konferensi Tingkat Tinggi Internasional tentang Implementasi Solusi Dua Negara yang digelar di Markas Besar PBB, New York, pada 29 Juli 2025.

Dalam kesempatan itu, Indonesia menegaskan tiga langkah utama untuk mewujudkan solusi dua negara yang adil dan berkelanjutan. Langkah pertama adalah pengakuan terhadap Palestina harus bersifat strategis dan bukan sekadar simbolis.

“Mengakui Palestina bukan sebuah bantuan. Pengakuan adalah kewajiban berdasarkan hukum internasional. Pengakuan berarti memperjuangkan keadilan. Pengakuan berarti percaya pada Piagam PBB. Pengakuan berarti menyeimbangkan persaingan diplomatik,” tegas Wamenlu, Rabu (30/7/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Indonesia menekankan bahwa solusi dua negara harus dimulai dengan pengakuan politik, agar proses negosiasi perdamaian dapat berjalan. Selain itu, pendudukan ilegal yang telah ditegaskan oleh Mahkamah Internasional harus dihentikan.

Langkah kedua, Indonesia menyerukan agar kekerasan terhadap warga Palestina segera dihentikan. Gencatan senjata disebut sebagai kewajiban moral, termasuk pemberian bantuan kemanusiaan dan perlindungan bagi warga sipil, baik dari pihak Palestina maupun Israel.

“Presiden Prabowo telah menegaskan kesiapan Indonesia untuk berkontribusi pada perdamaian, termasuk melalui penyediaan personel untuk mendukung upaya pasukan stabilisasi di Gaza, di bawah mandat PBB,” kata Arrmanatha.

Ketiga, Indonesia menegaskan bahwa masa depan Palestina harus ditentukan oleh rakyat Palestina sendiri. Indonesia menolak segala upaya menggusur paksa warga Palestina atau memaksakan syarat yang mengurangi kedaulatan mereka.

“Negara Palestina yang kuat dan bersatu, dengan kendali penuh atas wilayah dan institusinya, adalah fondasi perdamaian yang berkelanjutan,” jelas Wamenlu.

Pernyataan Indonesia ini mendapat perhatian luas karena menegaskan komitmen negara dalam mendukung penyelesaian damai konflik Palestina-Israel melalui pendekatan hukum dan penghormatan hak rakyat Palestina. (*)

Berita Terkait

Polda Metro Jaya Bongkar Jaringan Narkoba Internasional Asal Cina, 35 Kg Sabu Disita
Unifying the World Through Soccer: The Global Impact of the World Cup
The Latest News in R&B Music: A Look at Super Bowl Performances, New Albums, Rising Stars, and Tribute to Aaliyah
Barack Obama: A Legacy of Progress and Change
The Trump Administration’s Legacy in World Politics: An Assessment
China’s Growing Influence in International Politics: Implications for the World Order

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:21 WIB

Kapolsek Babul Makmur Pimpin Langsung Pengamanan Pelaku Penganiayaan , Bukti Kesigapan Polri Melayani Masyarakat

Selasa, 2 Juni 2026 - 07:55 WIB

BNN Aceh dan Pemkab Aceh Tenggara Teken Nota Kesepakatan, Perkuat Sinergi Wujudkan Aceh Tenggara Bersih Narkoba

Sabtu, 30 Mei 2026 - 14:13 WIB

Kolaborasi Polisi dan Warga Berhasil Tekan Peredaran Sabu di Aceh Tenggara, Penegakan Hukum Terus Diperkuat

Sabtu, 30 Mei 2026 - 13:41 WIB

Perang Melawan Narkoba di Aceh Tenggara: Sinergi Aparat dan Masyarakat Menekan Peredaran Gelap

Kamis, 28 Mei 2026 - 14:40 WIB

Polisi dan Warga Sukaraja Sukseskan Lahan Jagung 1 Hektar untuk Pangan Nasional

Senin, 25 Mei 2026 - 18:54 WIB

Sat Reskrim Polres Simalungun Gelar Koordinasi dengan Kejaksaan dan PPNS, Siapkan Penegak Hukum Hadapi Era Baru KUHAP

Senin, 25 Mei 2026 - 10:18 WIB

Polres Aceh Tenggara Gelar Razia Malam, Sopir Travel Bermuatan Berlebih Ditegur Humanis

Minggu, 24 Mei 2026 - 04:43 WIB

Membelah Bukit, TMMD Hadirkan ‘Merah Putih’ di Gunung Cut

Berita Terbaru

error: Content is protected !!