Remaja 18 Tahun Diduga Bunuh Ibu Kandung Saat Shalat Dzuhur, Warga Kota Bengkulu Geger

- Redaksi

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 19:08 WIB

50586 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BENGKULU — Warga Jalan Manggis 1, Kelurahan Panorama, Kecamatan Singaran Pati, Kota Bengkulu, digemparkan oleh peristiwa tragis yang terjadi pada Sabtu siang (2/8/2025). Seorang remaja perempuan berinisial NR (18) diduga kuat menghabisi nyawa ibu kandungnya sendiri, YT (49), saat korban sedang melaksanakan salat Dzuhur di dalam rumah.

Kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 13.00 WIB. Berdasarkan informasi awal yang dihimpun dari warga sekitar dan aparat kepolisian, korban diserang saat tengah khusyuk menunaikan ibadah. Pelaku diduga memukul bagian kepala korban menggunakan batu ulekan (cobek) hingga korban tersungkur. Tak berhenti di situ, NR kemudian menusukkan pisau dapur ke tubuh ibunya beberapa kali, menyebabkan korban tewas di tempat.

Insiden mengerikan ini sontak mengejutkan warga sekitar. Sejumlah tetangga yang mendengar keributan di rumah korban segera datang membantu, namun korban telah tergeletak bersimbah darah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Korban tadi mengalami luka tusuk di beberapa bagian tubuhnya,” ujar Yuli, salah satu tetangga yang menyaksikan situasi pascakejadian, kepada awak media pada Sabtu sore sekitar pukul 15.30 WIB.

Tak lama setelah insiden berdarah itu, NR diketahui keluar dari rumah dengan membawa dua adik kandungnya yang masih kecil. Ia kemudian menuju rumah salah seorang tetangga dan mengaku baru saja membunuh ibunya. Pengakuan tersebut membuat warga sekitar panik dan segera melapor ke pihak kepolisian.

Menanggapi laporan warga, Tim Resmob Macan Gading Polresta Bengkulu bersama Tim Opsnal Polsek Gading Cempaka langsung bergerak cepat ke lokasi kejadian. Setibanya di lokasi, pelaku berhasil diamankan tanpa perlawanan dan langsung dibawa ke Mapolresta Bengkulu untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Sementara itu, jenazah korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Kota Bengkulu untuk dilakukan proses visum et repertum sebagai bagian dari penyelidikan. Tim Inafis Polresta Bengkulu juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mengamankan barang bukti dan mengumpulkan jejak forensik.

Hingga berita ini diturunkan, motif pembunuhan masih dalam penyelidikan. Pihak kepolisian belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai latar belakang tindakan pelaku terhadap ibu kandungnya. Polisi mendalami kemungkinan adanya faktor psikologis, tekanan emosional, atau gangguan kejiwaan yang dialami pelaku. Pemeriksaan intensif terhadap NR serta keterangan dari saksi-saksi di sekitar lokasi menjadi fokus utama penyidik saat ini.

Kepala Kepolisian Sektor Gading Cempaka maupun perwakilan Polresta Bengkulu belum memberikan keterangan rinci terkait perkembangan penyidikan. Namun, aparat menegaskan bahwa kasus ini ditangani secara serius dan menyeluruh, mengingat dampak psikologis dan sosial yang ditimbulkan di lingkungan masyarakat.

Warga sekitar yang mengenal keluarga tersebut mengaku terkejut atas insiden tersebut. Selama ini, keluarga YT dikenal cukup tertutup, namun tidak menunjukkan tanda-tanda konflik besar. “Kami tidak menyangka. Anak itu terlihat biasa saja. Tidak ada yang aneh. Ibunya juga orangnya baik dan pendiam,” tutur seorang warga yang enggan disebut namanya.

Tragedi ini meninggalkan luka mendalam, terutama bagi dua adik pelaku yang masih kecil dan harus kehilangan sosok ibu serta menyaksikan kakak kandungnya diamankan oleh polisi. Untuk sementara waktu, keduanya dititipkan dalam pengawasan warga dan aparat setempat sambil menunggu penanganan dari instansi terkait seperti Dinas Sosial atau lembaga perlindungan anak.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan spekulasi atau informasi yang belum terverifikasi, sembari menunggu hasil resmi dari proses penyidikan. Mereka juga mengajak warga untuk lebih peduli terhadap kesehatan mental dan dinamika keluarga di lingkungan masing-masing.

Kasus pembunuhan yang melibatkan hubungan anak dan orang tua kandung seperti ini menjadi perhatian serius aparat dan pemangku kebijakan. Selain penguatan sistem deteksi dini terhadap gangguan psikologis, penting juga untuk meningkatkan ruang-ruang komunikasi dalam keluarga sebagai upaya pencegahan terhadap potensi kekerasan dalam rumah tangga.

Proses penyidikan terhadap NR masih berlangsung di Mapolresta Bengkulu. Polisi memastikan akan mengungkap motif di balik peristiwa ini dan menindak pelaku sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Sementara itu, masyarakat Kota Bengkulu masih diliputi suasana duka dan ketidakpercayaan atas peristiwa tragis yang terjadi di lingkungan mereka sendiri.

Berita Terkait

Kolaborasi Polisi dan Warga Berhasil Tekan Peredaran Sabu di Aceh Tenggara, Penegakan Hukum Terus Diperkuat
Perang Melawan Narkoba di Aceh Tenggara: Sinergi Aparat dan Masyarakat Menekan Peredaran Gelap
Polisi dan Warga Sukaraja Sukseskan Lahan Jagung 1 Hektar untuk Pangan Nasional
Ketahanan Pangan Kampar Jalan, Jagung BUMDes Sialang Kubang Siap Panen 2026
Sat Reskrim Polres Simalungun Gelar Koordinasi dengan Kejaksaan dan PPNS, Siapkan Penegak Hukum Hadapi Era Baru KUHAP
Polres Aceh Tenggara Gelar Razia Malam, Sopir Travel Bermuatan Berlebih Ditegur Humanis
TMMD Ke-128 Abdya Tuai Apresiasi, Infrastruktur Desa Ditinjau Langsung Pejabat TNI
Penutupan TMMD Ke-128 di Abdya Diramaikan Bazar Sembako Murah

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:40 WIB

Suasana Haru Warnai Penutupan TMMD Abdya, Pelajar Bentangkan Merah Putih Sambut Pejabat TNI

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:13 WIB

Kisah Patriotik TNI di Gunung Cut Tersaji Epik dalam Drama Kolosal TMMD

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:30 WIB

Warga Antusias Saksikan Atraksi Bela Diri Militer Sambut Kapok Sahli Pangdam IM

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:31 WIB

Penutupan TMMD ke-128 Kodim Abdya Berlangsung Humanis, Lansia dan Difabel Dapat Bantuan

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:00 WIB

TNI dan Pemda Salurkan Paket Sembako bagi Warga di Penutupan TMMD Abdya

Kamis, 21 Mei 2026 - 10:47 WIB

Penutupan TMMD Ke-128 di Abdya Diramaikan Bakti Kesehatan Gratis

Rabu, 20 Mei 2026 - 14:51 WIB

Infrastruktur TMMD Kodim Abdya Mulai Dirasakan Manfaatnya oleh Warga

Rabu, 20 Mei 2026 - 14:34 WIB

Doa Nurhabibah untuk Prajurit TNI Setelah Rumahnya Dibangun TMMD

Berita Terbaru

error: Content is protected !!