Densus 88 Tangkap Dua ASN di Aceh Terduga Terlibat Terorisme

- Redaksi

Selasa, 5 Agustus 2025 - 09:34 WIB

50513 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh – Dua aparatur sipil negara (ASN) di Aceh ditangkap Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri karena diduga terlibat dalam jaringan terorisme. Penangkapan dilakukan secara terpisah pada Selasa, 5 Agustus 2025, di dua lokasi berbeda di Banda Aceh.

Kedua ASN yang diamankan masing-masing berinisial MZ alias KS (40 tahun), seorang pegawai di Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Aceh, dan ZA alias SA (47 tahun) yang diketahui bertugas di Dinas Pariwisata Kota Banda Aceh.

Menurut keterangan Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdiyanto, penangkapan terhadap MZ dilakukan di salah satu warung kopi di kawasan Banda Aceh. Sedangkan ZA ditangkap di sebuah showroom mobil di kawasan Batoh, Kota Banda Aceh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Informasi sementara memang benar, ada dua ASN di Aceh yang ditangkap oleh Densus 88 terkait terorisme,” ujar Joko dalam keterangannya kepada wartawan, Selasa malam.

Ia menyebutkan, selain menangkap kedua ASN tersebut, tim Densus 88 juga melakukan penggeledahan di beberapa lokasi yang diduga terkait dengan aktivitas maupun tempat penyimpanan barang-barang yang berhubungan dengan tindak pidana terorisme.

Namun begitu, Joko belum membeberkan lebih jauh soal peran dan keterlibatan kedua ASN dalam jaringan terorisme tersebut. Ia mengatakan, Polda Aceh hanya bertugas memberikan dukungan pengamanan saat proses penggeledahan berlangsung.

“Untuk detailnya, kami masih menunggu laporan dari Kasatgaswil Aceh Densus 88. Terkait tindak lanjut dan proses hukumnya juga di Densus 88,” katanya.

Belum diketahui pula apakah kedua ASN tersebut sudah lama menjadi target pemantauan, atau baru teridentifikasi dalam beberapa waktu terakhir. Densus 88 juga belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait keterkaitan dua nama itu dengan jaringan teror tertentu, serta apa peran yang mereka mainkan.

Penangkapan dua ASN ini menambah daftar panjang kasus keterlibatan aparatur sipil negara dalam aktivitas yang berhubungan dengan kelompok ekstrem. Pemerintah sendiri berkali-kali menyampaikan komitmen untuk membersihkan lembaga negara dari infiltrasi ideologi yang bertentangan dengan prinsip demokrasi dan NKRI.

Kasus ini juga memunculkan kembali kekhawatiran soal radikalisme yang menyusup ke dalam institusi pemerintahan, termasuk kementerian dan lembaga daerah. Beberapa kalangan mendorong adanya pengetatan pengawasan terhadap ASN dan peningkatan program deradikalisasi di lingkungan birokrasi.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Kemenag Aceh maupun Dinas Pariwisata Banda Aceh terkait penangkapan dua ASN mereka.

Densus 88 sendiri diketahui intensif melakukan penindakan terhadap jaringan terorisme di berbagai daerah menjelang Hari Kemerdekaan RI ke-80. Aparat terus mewaspadai potensi aksi teror yang biasanya meningkat pada momentum penting nasional.

Polda Aceh memastikan akan memberikan dukungan penuh dalam setiap upaya penindakan yang dilakukan oleh Densus 88 di wilayahnya.

“Kami siap membantu proses hukum dan menjaga keamanan selama kegiatan Densus 88 berlangsung di Aceh,” tutup Joko. (*)

Berita Terkait

PT PEMA di Bawah Mawardi Nur Terus Benahi Beban Masa Lalu, Tata Kelola Perusahaan Kian Diperkuat
DPD BM PAN Aceh Jaya Resmi Terima SK Kepengurusan, Siap Perkuat Konsolidasi Politik Muda Menuju 2029
JKA di Ujung Tanduk, Om Sur Desak Gubernur Aceh Ambil Langkah Tegas Selamatkan Kepercayaan Publik
IWOI Aceh Desak Evaluasi Dana Pokir, Minta APH Perketat Pengawasan
Kapolda Aceh Apresiasi Kinerja Personel Ditpolairud dalam Penanganan Banjir
Polda Aceh Gelar Pemeriksaan Senjata Api
Polres Aceh Tenggara Raih Juara II Lomba Video Pendek Pamapta Polda Aceh 2026, Terima Penghargaan Langsung dari Kapolda
Bank Aceh Syariah dan Insan Pers Perkuat Sinergi Lewat Coffee Morning

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 13:23 WIB

Kapolda Aceh Sampaikan Duka Mendalam atas Meninggalnya Anggota POM TNI Saat Pengejaran Pelaku Tindak Pidana Narkotika

Minggu, 26 Juli 2026 - 07:16 WIB

Semarak Kontes Durian Lokal Aceh Tenggara, Kapolres Bersama Forkopimda Dukung Potensi Durian Unggulan Daerah

Minggu, 26 Juli 2026 - 04:46 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Hadiri Perayaan Dies Natalis ke-2 GAMKI, Perkuat Sinergi Lintas Agama dan Pemuda

Sabtu, 25 Juli 2026 - 07:42 WIB

Polres Aceh Tenggara Tingkatkan Pengamanan dan Patroli di SPBU, Jaga Ketertiban di Tengah Kelangkaan BBM

Jumat, 24 Juli 2026 - 05:37 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Gelar Temu Ramah dan Anev Bersama Bhabinkamtibmas Jajaran, Perkuat Peran Sebagai Garda Terdepan Polri

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:42 WIB

Dari Dua Pelaku ke Pemasok Utama, Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Bongkar Jaringan Sabu Medan–Kutacane

Kamis, 23 Juli 2026 - 05:31 WIB

Polres Aceh Tenggara Kawal Penertiban Pengisian BBM Bersubsidi, Pastikan Tepat Sasaran dan Tertib

Rabu, 22 Juli 2026 - 09:58 WIB

Awal Kepemimpinan yang Tegas, Polres Aceh Tenggara Berhasil Sita Lebih dari 100 Gram Sabu

Berita Terbaru