Ketua DKD LSM Kaliber Aceh, Zoel Kenedi Dorong Percepatan 16 Inpres Irigasi: “Harapan Baru untuk Petani Aceh Tenggara”

- Redaksi

Jumat, 28 November 2025 - 04:48 WIB

5060 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Tenggara – Program pembangunan dan revitalisasi jaringan irigasi yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto mendapat sambutan positif dari berbagai lapisan masyarakat di Aceh. Salah satunya datang dari Ketua Dewan Komando Daerah (DKD) LSM Kaliber Aceh, Zoel Kenedi, yang menilai kebijakan tersebut sebagai langkah strategis untuk menghidupkan kembali sektor pertanian—nadi ekonomi utama masyarakat Aceh Tenggara.

ZK mengungkapkan bahwa sesuai informasi yang dihimpunnya, terdapat 16 paket Inpres Irigasi yang direncanakan untuk Provinsi Aceh. Namun, hingga saat ini baru tiga paket yang mulai dikerjakan di beberapa kabupaten.

“Jika seluruh 16 inpres ini terealisasi, dampaknya akan sangat besar bagi masyarakat. Khusus Aceh Tenggara, perbaikan irigasi adalah kebutuhan mendesak yang menyangkut hajat hidup petani,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut ZK, Aceh Tenggara merupakan wilayah dengan ketergantungan tinggi pada sektor pertanian. Meski sebagian besar wilayah berada dalam kawasan konservasi TNGL yang membatasi ruang pembangunan, pertanian tetap menjadi tulang punggung kehidupan warga.

“Di Aceh Tenggara, sekitar 65 persen masyarakat hidup dari bertani. Ketika irigasi berfungsi baik, ekonomi bergerak. Sebaliknya, ketika irigasi rusak, dampaknya sangat terasa—produksi turun, pendapatan petani merosot, dan ekonomi daerah melemah,” jelasnya.

Ia juga menyoroti bahwa sebagian besar jaringan irigasi yang ada kini telah berusia puluhan tahun, mengalami pendangkalan, kerusakan fisik, hingga tergerus banjir bandang. Kondisi ini mengakibatkan ribuan hektare sawah tidak mendapatkan suplai air memadai.

ZK menilai program Inpres Irigasi sebagai langkah terobosan yang benar-benar menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.

“Air adalah nyawa pertanian, dan pertanian adalah sumber kehidupan masyarakat Aceh Tenggara. Program ini bukan hanya pembangunan fisik, tapi investasi jangka panjang bagi kesejahteraan petani,” ujarnya.

Jika seluruh program terealisasi, ia meyakini Aceh Tenggara akan mengalami peningkatan signifikan pada produktivitas pertanian.

Dalam kesempatan itu, ZK juga mendesak Pemerintah Provinsi Aceh agar tidak pasif dan menunggu. Ia menekankan perlunya pengajuan usulan prioritas dan pengawalan serius agar Aceh Tenggara memperoleh porsi yang layak dalam program tersebut.

“Kami berharap pemerintah provinsi bergerak cepat. Aceh Tenggara memiliki keterbatasan ruang dan tantangan geografis yang membutuhkan perhatian khusus. Jangan sampai peluang besar ini terlewat begitu saja,” tegasnya.

Aceh Tenggara, yang dikenal dengan sebutan Bumi Sepakat Segenap, dinilai memiliki potensi pertanian sangat besar apabila ditunjang oleh sistem irigasi yang baik.

“Jika irigasi diperbaiki, produktivitas meningkat. Ketika produktivitas meningkat, ekonomi masyarakat turut bergerak. Ini rantai perubahan yang sangat mungkin terjadi,” ujar ZK optimistis.

Sebagai lembaga kontrol sosial, LSM Kaliber Aceh menegaskan komitmennya untuk terus memantau dan mengawal pelaksanaan program agar tepat sasaran.

“Kami mendukung penuh dan memastikan pembangunan berjalan dengan benar. Petani harus menjadi penerima manfaat utama dari program nasional ini, yang dikerjakan oleh PT Hutama Karya (Persero), Construction Services, EPC & Investment Divisi Sipil Umum,” pungkasnya.

(Red)

Berita Terkait

Cepat, Tepat, dan Presisi! Tim URC Satreskrim Polres Aceh Tenggara Ringkus Pelaku Curas, Diduga Beraksi di Tujuh Lokasi
Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Anev Bulanan, Tekankan Peningkatan Kinerja dan Pelayanan Prima kepada Masyarakat
Ngopi Bareng Warga, Kapolsek Babussalam Serap Aspirasi dan Dengarkan Keluhan Masyarakat Desa Kutarih
Semarak Kontes Durian Lokal Aceh Tenggara, Kapolres Bersama Forkopimda Dukung Potensi Durian Unggulan Daerah
Kapolres Aceh Tenggara Hadiri Perayaan Dies Natalis ke-2 GAMKI, Perkuat Sinergi Lintas Agama dan Pemuda
Polres Aceh Tenggara Tingkatkan Pengamanan dan Patroli di SPBU, Jaga Ketertiban di Tengah Kelangkaan BBM
Kapolres Aceh Tenggara Gelar Temu Ramah dan Anev Bersama Bhabinkamtibmas Jajaran, Perkuat Peran Sebagai Garda Terdepan Polri
Kapolres Aceh Tenggara Pererat Silaturahmi Lewat Subuh Keliling dan Jumat Curhat Bersama Masyarakat

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 09:21 WIB

Cepat, Tepat, dan Presisi! Tim URC Satreskrim Polres Aceh Tenggara Ringkus Pelaku Curas, Diduga Beraksi di Tujuh Lokasi

Senin, 27 Juli 2026 - 08:06 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Anev Bulanan, Tekankan Peningkatan Kinerja dan Pelayanan Prima kepada Masyarakat

Senin, 27 Juli 2026 - 07:24 WIB

Ngopi Bareng Warga, Kapolsek Babussalam Serap Aspirasi dan Dengarkan Keluhan Masyarakat Desa Kutarih

Minggu, 26 Juli 2026 - 13:23 WIB

Kapolda Aceh Sampaikan Duka Mendalam atas Meninggalnya Anggota POM TNI Saat Pengejaran Pelaku Tindak Pidana Narkotika

Minggu, 26 Juli 2026 - 07:16 WIB

Semarak Kontes Durian Lokal Aceh Tenggara, Kapolres Bersama Forkopimda Dukung Potensi Durian Unggulan Daerah

Sabtu, 25 Juli 2026 - 07:42 WIB

Polres Aceh Tenggara Tingkatkan Pengamanan dan Patroli di SPBU, Jaga Ketertiban di Tengah Kelangkaan BBM

Jumat, 24 Juli 2026 - 05:37 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Gelar Temu Ramah dan Anev Bersama Bhabinkamtibmas Jajaran, Perkuat Peran Sebagai Garda Terdepan Polri

Jumat, 24 Juli 2026 - 04:48 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Pererat Silaturahmi Lewat Subuh Keliling dan Jumat Curhat Bersama Masyarakat

Berita Terbaru